PLTA Btg Merangin Di Target Rampung 2015

ekspose PLTA

Penulis : Sepriyono Humas
Wabup instruksikan Bappeda untuk
Rancang Perda Retribusi air

Kerinci - Ini Kabar gembira untuk masyarakat Kerinci, pasalnya pembangunan PLTA Batang Merangin mulai dikerjakan oleh PT Bukaka, bahkan PT Bukaka menargetkan pembangunan PLTA tersebut akan rampung tiga tahun kedepan  pada tahun 2015.

Hal tersebut diungkapkan oleh Manager PT Bukaka Teguh Wicaksono saat ekspose bersama Wabup dan Kepala SKPD dilingkup Pemkab Kerinci dalam ruang utama Kantor Bupati Kerinci ( 18/01), menurut Teguh  kedatangan kita ke Pemkab Kerinci ingin melaporkan progress pembangunan PLTA Batang Merangin.

Dilaporkan teguh, Pembanguna  PLTA ini membutuhkan waktu yang cukup panjang,”kami pihak manajerial  menargetkan PLTA ini akan rampung tiga tahun hingga tahun 2015 nanti”. Tegasnya.

PT Bukaka sangat optimis dengan PLTA batang merangin ini berjalan dengan lancr, setelah kita lakukan observasi, PLTA Kerinci memiliki daya 180 Mega Watt, ditambah lagi dengan geothermal lempur, potensi ini akan membuat Kabupaten kerinci surplus listrik dan bisa dijual ke daerah lain.

Dengan adanya PLTA ini, kontribusi yang akan diterima Kabupaten Kerinci tentu sangat besar, kata Teguih akan menambh PAD dari pajak air, retribusi penggunaan air, dan fasilitas jalan, untuk retribusi akan dihitung dengan jumlah debit air yang di gunakan untuk menggerakkan PLTA ini.

Disisi lain, Kata Teguh PLTA kerinci juga telah mampu menyerap tenaga kerja 20-60 orang sebagai tenaga kerja local, dan tenaga kerja tekhnik yang ada saat ini mencapai 20 orang, dalam menyerapa tengag kerja saat ini kita baru memulai, tenaga kerja tersebut akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya beban pekerjaan.

Dijelaskannya, pada posisi saat ini PT Bukaka saat ini sedang membangun jalan akses menuju kanal bendungan sepanjang 7 Km, membangun bases camp, gudang bahan peledak, gudang logistic dan parasarana lainnya yang anntinya kami anggap sebagai pendukung pelaksanaan pembangunan PLTA ini.

Disamping itu, kata Teguh pada posisi pekerjaan saat ini kita telah memulai bangun terowongan pengelak seabagai awal dari pekerjaan sipil, terowongan tersebut sepanjang 400 Meter dengan diameter 7,5 meter untuk mengalirkan air ke bendungan yang telah kita buat.

Dalam pembangunan terowongan ini tentu kita menbutuhkan dinamit untuk meledaakn terowongan tersebut, kita memnbuthkan 20 ton dinamit, dalam melakukan peledakan ini kita sudah meminimalisir dampak getaran kebisiangan yang akan terjadi, pada saat ini kita terus memantau perkembangan air, udara yang menjadi pengaruh di lingkungan sekitar. Jadi untuk pengaruh getaran tidak perlu dikhawatirkan.

Anggota DPRD Kerinci Evaldi mengungkapkan dengan adanya PLTA ini, kita harapkan mampu menambah pendapatan bagi Pemkab dan masyarakat Kerinci. Untuk itu saya mengharapkan SKPD untuk mempermnudah proses perizinana yang di inginkan oleh PT Bukaka.

Evaldi juga mengharapkan agar pelaksaana PLTA ini tidak menimbulkan masalah, kalau ada masalah jangan kita yang besar-besarkan, marilah kita bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut, sehingga PT Bukaka bisa tenang dalam bekerja.

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci Mohd Rahman mengungkapkan proyek iniu adalah proyek yang sangta luar biiasa, kita mengharapkan agar proyek ini bisa berjalan sesuaid engan apa yang kita inginkan berasama, mudah-mudahan proyek ini akan menjadi pembangunan bagi masyarakat kerinci dan dapat dinikmati oleh masyarakat kerinci bersama.

Wabup juga menginstruksikan kepada dinas terkait seperti bappeda dan bagian  hukum untuk merancang perda terkiat dengan retribusi PLTA ini, lebih baik kita mempersiapkannya dari sekarang agar nantinya OPemkab tidak kerepotan untuk menghitung berapa retribusi air yang akan diterima. Ungkapnya Yon.

Share this