Potensi bahan galian di Kabupaten Kerinci dapat digolongkan berupa bahan galian industri dan bahan galian golongan B, yang meliputi 22 (dua puluh dua) jenis bahan galian seperti batugamping kristalin, marmer, kuarsit, batu tulis (slate), obsidian, basalt, andesit, granit, graodiorite, diorite, batupasir kuarsa, tras, batupasir, belerang, kaolin, batuapung, breksi vulkanik, tuf gelas dan sirtu, emas, tembaga dan batubara. Potensi Bahan galian tersebut sampai saat ini klasifikasinya masih pada tahap Sumberdaya Hipotesa, yang membutuhkan serangkaian kegiatan penelitaian lanjutan untuk meningkatkan klas sumberdaya yang ada, sedangkan potensi emas dan tembaga masih berupa indikasi-indikasi yang membutuhkan pembuktian keberadaannya melalui kegiatan eksplorasi.
Selain potensi bahan galian, Kabupaten Kerinci juga memiliki potensi energi yang cukup besar, terutama potensi energi listrik terb aharukan. Potensi energi tersebut berupa potensi panas bumi (geothermal) dan potensi energi potensial air berupa potensi makrohidro, minihidro dan mikrohidro.
Potensi panas bumi (geothermal) di Kabupaten Kerinci terdapat di Kecamatan Gunung Raya dengan potensi energi listrik sebesar 200 MW, sayangnya 2/3 potensi tersebut berada dalam Zona Inti TNKS dan hanya sekitar 1/3nya yang berada diluar TNKS. Potensi yang berada diluar TNKS saat ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi Sungaipenuh yang pengelolaannya diserahkan kepada PT. Pertamina Geothermal Energy, sedangkan potensi yang lain berada di Kecamatan Air Hangat dan Kecamatan Air Hangat Timur juga menjadi bagian dari WKP Sungaipenuh.
Data Potensi Energi Potensial Air di Kabupaten
Kerinci
NO
NAMA BAHAN GALIAN
LOKASI
SUMBERDAYA
KEGUNAAN
1.
Batugamping Kristalin
-Desa Tebing Tinggi
-Renah Kasah
680 juta Ton
-Penetrasi tingkat keasaman
tanah
-Sebagai kapur tohor dan
kapur padam
-Sebagai bahan bangunan
-Bahan penstabilan jalan
raya
-Bahan baku semen portland
-Bahan tambahan proses
peleburan dan pemurnian baja
-Bahan pemutih
-Bahan keramik
-Bata silika
-Bahan tahan api
-Penjernih air
2.
Marmer
-Gunung Patah Tiga
289 jt Ton
Bahan keramik
3.
Kuarsit
-Muara Imat
697 jt Ton
Sebagai bahan bagunan, bata
refraktori, bahan abrasif dan bahan baku industri gelas dan keramik.
4.
Batutulis (slate)
-Muara Emat
410 jt ton
Sebagai bahan bangunan dan
bahan pengisi serta pengembang dalam industri cat
5.
Obsidian
-Gunung Kaca Renah Pemetik
-Sungai Tutung
-Pendung Mudik
497 jt ton
Sebagai pondasi bangunan,
beton, bata, batu mulia, peredam suara dan sebagai bahan isolasi panas
6.
Basalt
-Batang Merangin
-Pelayang Raya
-Pungut Mudik
-Kayu Aro
-Sekitar Danau Gunung Tujuh
1,1Milyar ton
Sebagai bahan pondasi
rumah, batu candi dan concrate beton.
7.
Andesit
Tersebar 25% dari luas
Kabupaten Kerinci
1,8 Milyar ton
Sebagai bahan pondasi
rumah, batu candi dan concrate beton.
8.
Granit
-
600 tt ton
Sebagai bahan keramik
lantai atau dinding, bahan meja dan bahan baku teraso
9.
Granodiorit
Dari Bukit Selasih sampai
Sungai Betung
300 juta ton
Sebagai bahan keramik
lantai atau dinding, bahan meja dan bahan baku teraso
10.
Diorit
-
600 juta ton
Sebagai bahan keramik
lantai atau dinding, bahan meja dan bahan baku teraso
11.
Batupasir Kuarsa
-Seberang Merangin
-Kaliangga
30 juta ton
-Sebagai bahan pengiris,
amplas, penghilang karat, penjernih air, pembuatan fero silikon dan silikon
karbid;
-Sebagai bahan baku utama
pada industri gelas/kaca;
-Sebagai pasir cetak dan
industri pengecoran
12.
Tras
Sekitar Danau Kerinci
sampai bagian utara Sanggarang Agung
1,237 milyar ton
Sebagai bahan plester
lantai, bahan pembuatan batako dan bahan dasar pembuatan semen portland
13.
Batupasir
-Pendung Talang Genting
-Sungai Abu
-Kemantan Hilir
-Koto Baru
-Sanggarang Agung
-Hiang Tinggi
123 juta M3
Sebagai bahan ornamen, batu
ukir, batu hias, peralatan rumah tangga, batu nisan, bantalan rumah, gerinda
dan ubin lantai
14.
Belerang
-Gunung Kunyit
-Semurup
-Sungai Medang
-Sungai Tutung
-Sungai Abu
-
Sebagai bahan baku industri
cat, industri tekstil, industri korek api; bahan peledak; industri ban;
industri kertas; industri rayon; film sellulosa; bahan pengawet kayu;
industri obat dan industri pupuk.
15.
Kaolin
-Kumun
-Hiang
50 juta M3
Sebagai bahan baku industri
kertas, industri karet, industri keramik/porselen, bahan bata tahan api,
industri cat, bahan pemutih, pasta gigi, semen, obat-obatan, kosmetik dan
pupuk.
16.
Batu Apung (pumice)
-Tanjung Batu Pidung
-Kebun Baru
-Air Mumu
20 juta M3
Sebagai bahan bata beton
ringan dan bahan penyaring (filter)
17.
Breksi Vulkanik
-Bedeng Tujuh
7 juta M3
Sebagai bahan bangunan,
ornamen dan batuhias
18.
Tuf Gelas
-Pulau Tengah
-Danau Tinggi
-Seberang Merangin
-Sungai Telaga Tuan
356 juta M3
Sebagai bahan bangunan,
batu hias, bahan pencampur pembuatan semen dan indutri gelas
19.
Sirtu
-Sungai Batang Merao
-Sungai Siulak
-Sungai Batang Sangkir
-Sungai Batang Merangin
-
Sebagai bahan
bangunan/bahan cor berat
20.
Emas
-Kecamatan Gunung Kerinci
-Kecamatan Kayu Aro
-Kecamatan Siulak
-
Sebagai logam mulia
21.
Tembaga
-Kecamatan Gunung Kerinci
-Kecamatan Kayu Aro
-Kecamatan Siulak
-
Sebagai logam mulia
22.
Batubara (kalori rendah)
- Simpang Tutup
-
Bahan bakar (steam Injection) di PLTU maupun di
Industri besar
Sumber energi potensial air di Kabupaten Kerinci, terdiri dari potensi makrohidro (kapasitas > 10 MW) yang terdapat di Kecamatan Batang Merangin yang memanfaatkan aliran dan debit air Sungai Batang Merangin berkapasitas 180 MW. Potensi Minihidro (kapasitas 1 MW s/d < 10 MW) antara lain terdapat di Sungai Napal Melintang, Sungai Sangir di lokasi Airterjun Telun berasap, Sungai Buai di lokasi air Terjun Pancuran Aro dan beberapa lokasi lainnya. Sedangkan potensi listrik mikrohidro tersebar di berbagai lokasi di Kabupaten Kerinci, seperti Sungai Pondok Batang Merangin, Sungai Kuning Renah Pemetik, Sungai Batu di Talang Kemulun dan potensi energi yang berasal dari Air Terjun yang dapat dilihat pada tabel berikut :
Data Potensi Energi Potensial Air di Kabupaten
Kerinci