Website Resmi - Official Website
Pemerintah Kabupaten Kerinci
 
 
Kamis, 18 March 2010
  Online Help Desk :
   Sabrun :
   Dores :
   Noverman :



EMAIL LOGIN SKPD
 

 Username (email):
   Password:
       
 

AGENDA KAMI

Struktur Perekonomian Daerah

Pola pertumbuhan ekonomi seperti dikemukakan di atas berpengaruh langsung terhadap perubahan struktur ekonomi Kabupaten Kerinci. Pertumbuhan sektor pertanian yang lebih tinggi dibanding sektor industri menyebabkan pangsanya tidak mengalami perubahan yang berarti bahkan meningkat pada tahun 2008, sementara pangsa sektor industri pengolahan menurun dari posisinya pada tahun 2000. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pola perubahan struktur ekonomi Kabupaten Kerinci tidak berlangsung seperti lazimnya yang terjadi pada perekonomian wilayah maju yaitu bergesernya aktivitas ekonomi dari pertanian ke industri dan jasa-jasa.

Pada kasus perekonomian Kabupaten Kerinci, dominasi sektor pertanian tergolong sangat tinggi, hampir mencapai 70 persen terhadap PDRB. Ini berarti bahwa pangsa sektor di luar pertanian hanya sekitar 30 persen lebih. Bila diamati lebih jauh, terdapat dua sub sektor yang menyumbang paling besar terhadap PDRB sektor pertanian yaitu sub sektor tanaman bahan makan dan perkebunan. Kedua sub sektor ini merupakan lapangan usaha utama yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Kabupaten Kerinci. Akan tetapi Sebagian besar dari komoditas-komoditas pertanian tersebut belum mengalami prosesing lebih lanjut dalam aktivitas industri manufaktur.

Struktur PDRB Menurut Lapangan Usaha,

Tahun 2000, 2005 dan 2008 (dalam %)

Lapangan Usaha

2000

2005

2008

Pertanian :

67,80

67,46

67,85

-  Tananaman Bahan Makanan

32,55

34,11

34,35

-  Tananaman Perkebunan

29,46

27,62

27,78

-    Peternakan dan Hasil-hasilnya

4,43

4,45

4,55

-    Kehutanan

0,08

0,06

0,04

-    Perikanan

1,29

1,23

1,14

Pertambangan dan Penggalian

0,52

0,49

0,45

Industri Pengolahan

3,04

2,77

2,78

Listrik dan Air Bersih

0,54

0,71

0,69

Perdagangan, Hotel dan Restoran

8,91

8,66

8,70

Pengangkutan dan Komunikasi

4,15

4,19

4,12

Keuangan, Persewaan dan Jasa Pershn

0,99

0,91

0,84

Jasa-jasa

11,65

11,56

11,12

Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kerinci, 2009


Penyumbang terbesar kedua adalah sektor jasa-jasa terutama sub sektor jasa pemerintahan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran dengan kontribusi terbesar berasal dari sub sektor perdagangan. Fakta ini menunjukkan terbatasnya lapangan usaha yang menjadi penopang hidup masyarakat dengan aktivitas utama tanaman bahan makanan dan perkebunan. Aktivitas perdagangan yang umumnya berupa perdagangan eceran sebagian besar juga memperdagangkan komoditas pertanian disamping komoditas lainnya yang diimpor dari daerah lain atau luar negeri, termasuk diantaranya produk pangan olahan. Berdasarkan fakta ini pengembangan aktivitas ekonomi di luar sektor pertanian khususnya aktivitas industri harus dikaitkan langsung dengan aktivitas pertanian terutama tanaman bahan makanan dan perkebunan disamping peternakan dan perikanan. Mengingat sempitnya pasar lokal, pengembangan industri pengolahan pangan semestinya berorientasi ke luar yaitu pasar di daerah lain atau luar negeri. Melalui pengembangan industri berbasis pertanian beskala kecil dengan melibatkan lebih banyak masyarakat akan mampu menciptakan diversifikasi aktivitas ekonomi dan sumber penghidupan masyarakat perdesaan.



 

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Kerinci
© Copyright  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Kerinci
Jalan Jenderal  Basuki  Rahmat  Nomor 09 Sungai Penuh, Kerinci - Jambi
Telepon (0748) 21708 Fax (0748) 324150
Website: www.kerincikab.go.id / Email: info@kerincikab.go.id